Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Wajib Tahu! Inilah Bedanya Domain dan Hosting

 Sebelum Anda memutuskan untuk membuat website secara online, Anda wajib tahu dulu bedanya domain dan hosting. Dua istilah tersebut merupakan hal paling esensial dalam dunia per-website-an. 

Jika Anda melewatkannya, salah-salah Anda bisa salah beli. Padahal sudah keluar cukup uang tetapi malah gagal membuat website online. Maka dari itu, luangkan waktu sejenak untuk mencari tahu agar dapat meminimalisir potensi kegagalan tersebut.

Memahami domain dan hosting akan jauh lebih mudah jika dianalogikan menjadi sebuah rumah. Sederhananya, domain merupakan alamat rumah dan hosting merupakan rumahnya.

Perbedaan Domain dan Hosting

Apa itu domain?

Secara singkat, domain adalah nama sekaligus alamat dari website Anda. Jika orang lain ingin mengakses website Anda, mereka perlu mengetikkan domain tersebut pada kotak URL browser (misalnya Google Chrome).

Contoh riilnya, ketika Anda sedang mengakses halaman ini, Anda akan melihat domain jagoangadget.com pada kotak URL browser. Itulah domain dari blog ini. Itulah alamat yang dituju untuk bisa membaca artikel ini.

Memilih nama domain perlu diperhatikan dengan baik. Sebab, dari titik inilah brand yang sedang Anda bangun mulai dikenal serta yang paling diingat orang. 

Pilih domain yang sangat menggambarkan brand Anda serta mudah diingat. Hindari nama domain yang terlalu panjang agar mudah dalam mengetiknya.

Domain yang ingin Anda beli bisa saja tidak tersedia. Hal itu karena domain tersebut sudah dimiliki oleh orang lain. 

Suatu domain hanya dapat dimiliki oleh satu orang. Jika Anda ingin membelinya, maka harus menunggu sampai statusnya expired dan ini bisa bertahun-tahun tergantung keinginan si pemilik domain sebelumnya.

Jadi, pastikan domain yang Anda pilih tersedia dan segera beli agar tidak diambil oleh orang lain. Pasti tidak ingin menunggu bertahun-tahun kan?

Domain memiliki ekstensi yang beragam. Mulai dari .com, .net, .id, dan lain sebagainya. Setiap ekstensi memiliki harga pertahun yang berbeda. Yes! Domain berlaku untuk satu tahun sehingga perlu diperpanjang setiap tahunnya.

Itulah penjelasan singkat mengenai domain, yang bisa diartikan sebagai alamat website. Pembahasan berikutnya yaitu rumah dari alamat yang dituju, si hosting.

Apa itu hosting?

Secara singkat, hosting merupakan tempat menyimpan website dan seluruh kebutuhannya seperti file coding, database, config server, dan lain sebagainya. Sangat mirip dengan fungsi rumah bukan? Wadah yang dapat menampung segala sesuatu yang dibutuhkan.

Pada umumnya, domain dan hosting ini saling berhubungan erat. Satu paket jika ingin membuat website secara online. 

Hosting sebagai rumahnya dan domain merupakan alamat dari rumah tersebut. Keduanya bisa didapatkan dari penyedia jasa hosting yang sama, misalnya niagahoster.

Seperti halnya rumah yang memiliki beragam tipe, hosting pun demikian. Ada berbagai jenis hosting yang dijual seperti shared hosting, cloud, dan VPS. Semuanya memiliki spesifikasi yang berbeda.

Secara umum, hosting yang paling banyak dan mudah digunakan adalah shared hosting. Di sana, membuat website bisa secepat kilat dan cukup klik-klik saja. Sementara cloud dan VPS biasa digunakan oleh para expert web master.

Shared hosting sendiri memiliki beragam kapasitas. Mulai dari 1 GB hingga puluhan GB kapasitas hardisknya. Semakin besar maka semakin mahal harganya.

Untuk mengakses isi hosting ini menggunakan software tambahan bernama cPanel yang sudah termasuk dalam pembelian. Informasi penggunaannya dikirimkan melalui email.

Itulah sekilas tentang hosting. Nah, pertanyaannya, apakah bisa membeli domain saja? Jawabannya, bisa. Beli domain tanpa hosting itu sangat bisa dilakukan.

Tujuannya adalah untuk memasang domain tersebut di platform website lain seperti Blogger.com. Jadi, websitenya tidak dibuat sendiri melainkan menggunakan platform gratisan yang sudah ada.

Keuntungannya adalah tidak perlu memusingkan hosting maupun server. Tinggal pakai saja. Kekurangannya, tidak bisa melakukan banyak modifikasi pada website tersebut.

Jadi itulah bedanya domain dan hosting. Sebelum membeli, pastikan kembali kebutuhan website Anda seperti apa sehingga uang yang diinvestasikan untuk IT tidak sia-sia.

close