Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Pakar Mengenai Foto Selfie Ghozali yang Bernilai Miliaran

 Associate Professor SEB Telkom University, Andry Alamsyah, menerangkan bagaimana bisa satu NFT foto selfie Ghozali nilainya bisa mencapai miliaran Rupiah.

Pakar: Foto Selfie Ghozali Memiliki Nilai Seni

Sebagai seorang pakar, menurut Andry, non-fungible token (NFT) milik Ghozali berupa foto Selfie bisa bernilai belasan juta dikarenakan produk tersebut memiliki nilai karya seni.

Penjelasan Foto Selfie NFT Bernilai Miliaran

Selayaknya sebuah produk yang memiliki nilai karya seni, foto selfie milik Ghozali yang terkumpul dalam koleksi berjudul 'Ghozali Everyday' memiliki peminat tertentu dengan sebuah selera karya seni. Maka tidak mengherankan jika selfie tersebut memiliki cukup meledak.

"Betul [bergerak di pasar seperti sebuah seni]. Karena seni. Ya jangan heran," kata Andry kepada CNNindonesia.com melalui pesan teks, Kamis (13/1).

Tergantung kepada peminat, sebuah karya seni bisa laku dengan harga yang mahal karena diburu para kolektor. Bahkan terkadang nominalnya tergolong tidak masuk akal. Hal ini terjadi karena memang  ada beberapa faktor unik yang ada di pasar seni.

Olav Velthuis, seorang profesor di Universitas Amsterdam yang mempelajari sosiologi dalam seni juga turut menjelaskan tentang bagaimana pasar seni bekerja dan fenomena "Ghozali Everyday" ini terjadi.

"Banyak orang mengejar sejumlah kecil artis. Itulah yang menaikkan harga," ujar Velthuis dalam sebuah surel, seperti dikutip dari Vox.

"Pasar seni berfungsi sebagai mesin pemasaran konsensus besar," tambahnya.

Konsumen di pasar seni melihat sinyal-sinyal kualitas yang menunjukkan nilai sebuah karya, lalu memicu ketertarikan mereka pada karya tersebut.

"Jadi yang dilakukan orang adalah melihat sinyal kualitas. Sinyal-sinyal itu misalnya apa yang dikatakan seorang kurator berpengaruh tentang seorang seniman; jika [seniman] mengadakan pameran di museum; jika kolektor berpengaruh membeli karyanya," kata Velthuis.

"Karena semua orang, setidaknya sampai batas tertentu, melihat sinyal yang sama, pada satu titik mereka mulai menyepakati siapa artis yang paling diinginkan," Velthuis.

Penjelasan tersebut mengkonfirmasi bagaimana Ghozali Everyday mendapatkan harga belasan juta.

"Selera pasar itu unik. Motivasi beli bukan eksklusif dari diri sendiri. Kebanyakan dari lingkungan, ekosistem, dan hype," ujar Andry.

Ghozali Everyday merupakan koleksi foto selfie dari Ghozali (22). Foto-foto tersebut dipotret setiap hari sejak 2017 hingga 2021.

Awalnya Ghozali menjual satu foto selfie seharga 0,001 ETH atau sekitar Rp45 ribu. Namun kini satu foto selfie Ghozali paling murah dihargai 0,3 ETH atau sekitar Rp14,2 juta.