Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Waspada Modus Penipuan GoShop Gojek

Modus Penipuan GoShop Gojek - Adanya inovasi layanan transportasi online Ojol, sangat membantu dan memudahkan segala aktivitas kita.

Tidak hanya transportasi ojek saja, banyak layanan yang ditawarkan Ojol. Mulai dari pesan-antar makanan, jemput-antar barang, hingga belanja (dana talangan).

Namun, inovasi seperti ini tidak hanya memiliki nilai positif. Banyak oknum yang melakukan tindak penipuan dengan modus terbaru.

Modus Penipuan dengan Ojol

Seperti pada Modus Penipuan Jual-Beli Online dengan Ojol yang pernah kita bahas, oknum penipu memanfaatkan layanan jemput-antar barang Ojol (Gosend, GrabExpress, dan sejenisnya) untuk melakukan aksinya.

Penipu mencari barang yang dijual secara online. Biasanya melalui Sosial Media dan semacamnya. Kemudian penipu berpura-pura berminat dan ingin membeli barang tersebut. Modusnya adalah penipu mengaku sibuk dan terburu-buru sehingga meminta untuk transaksi secara online (transfer) dan barang akan diambil dengan Ojol.

Setelah penjual (korban) setuju, penipu akan mengirim bukti transfer palsu dan memesan Ojol untuk mengambil barang. Bisa dibilang disini korbannya adalah penjual barang dan Ojol yang tidak tahu menahu mengenai modus ini.

Modus Penipuan GoShop Gojek

Modus Penipuan GoShop Gojek Baru

Berbeda dengan modus penipuan di atas, ada modus baru yang memanfaatkan layanan Ojol untuk melakukan tindak penipuan.

Beberapa perusahaan Ojol menyediakan layanan belanja dengan dana talangan. Jadi Konsumen bisa memesan barang yang ingin dibeli melalui Ojol, kemudian driver akan membelikan dahulu barang tersebut dan mengirimkannya ke rumah pemesan. Seperti GoShop pada Gojek dan GrabAssistant pada Grab.

Pada modus penipuan GoShop Gojek ini, oknum penipu akan berpura-pura memesan layanan GoShop untuk membeli sebuah barang dengan nominal yang cukup besar. Antara 200-500 ribu Rupiah.

Pembelian barang pada modus ini bukan melalui toko ataupun merchant resmi, melainkan pada perorangan yang sebenarnya penjual adalah oknum itu sendiri ataupun rekannya.

Setelah driver menerima order ini dan membelikan barang, ketika diantar ternyata alamat pengiriman yang digunakan adalah fiktif alias palsu.

Dan setelah dibuka, barang yang ada didalamnya bukan lah barang seperti pada pemesanan. Bisa batu atau barang tidak berharga lainnya.

Disini tentu yang dirugikan dan menjadi korban adalah driver Ojol. Karena sudah membelikan barang dan ternyata hanya order fiktif. Ditambah lagi isi atau barang yang dibeli tidak sesuai dengan harga yang dibayar.

Apakah order fiktif semacam ini tidak bisa diklaim ke perusahaan? Tidak bisa, karena untuk ketentuan layanan semacam ini biasanya mengharuskan adanya bukti pembelian resmi dari toko (nota print out).

Memang, hal semacam ini memang sering dilakukan pelanggan membeli barang bukan di toko dan tidak ada bukti pembelian.

Tapi justru oknum penipu memanfaatkan hal ini untuk melakukan tindak penipuannya.

Tips Menghindari Modus Penipuan GoShop Gojek

Untuk menghindari modus penipuan semacam ini, mungkin tips dari JagoanGadget.com berikut ini bisa bermanfaat untuk Sobat Ojol semua.

  • Hindarai pembelian barang bukan di Toko atau Gerai resmi
  • Hindarari pembelian tanpa nota (print out)
  • Konfirmasi dan pastikan untuk orderan GoShop (telepon jika perlu)
  • Cek barang saat pembelian barang

Jika memang dirasa orderan mencurigakan namun Sobat tetap ingin ambil, jika perlu minta foto KTP penjual (untuk pembelian barang bukan pada toko dan tanpa nota).

Beberapa kasus order fiktif bisa diklaim dan driver akan mendapatkan ganti rugi. Dengan catatan ada nota dan barang biasanya harus diserahkan ke kantor ataupun disumbangkan ke tempat tertentu (panti asuhan atau semacamnya).

Namun, untuk modus penipuan yang kita bahas ini tidak ada nota. Sehingga tidak memungkinkan untuk klaim ganti rugi.

Jadi, untuk Sobat Ojol tetap waspada dan hati-hati ketika menerima orderan GoShop yang mencurigakan.

Memang, sementara ini maraknya modus ini hanya pada layanan GoShop pada Gojek. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada layanan Ojol lainnya seperti Maxim, Grab, dan lainnya.

Posting Komentar untuk "Waspada Modus Penipuan GoShop Gojek"