Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Terlilit Pinjol hingga Galbay di Aplikasi Pinjaman Online

 Hutang tentunya harus dibayar. Kalau belum mampu untuk melunasi, mungkin bisa meminta keringanan atau solusi lain yang tidak merugikan baik peminjam atau yang memberi pinjaman.

Sejak beberapa tahun lalu muncul sebuah inonavsi di bidang jasa keuangan. Aplikasi Pinjaman Online, yang memungkinkan kita bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah dan cepat.

Tapi tidak sedikit orang yang bukan terbantu, malah jadi mendapat banyak masalah dengan adanya teknologi jasa keuangan ini. Mengajukan pinjaman tanpa memperhitungkan apakah bisa membayarnya tepat waktu, dan akhirnya terlilit hutang di Pinjol.

Bahkan ada kasus korban Pinjol yang hingga nekat bunuh diri, karena merasa tidak sanggup menghadapi masalah hutang dan tekanan dari pihak penagih pinjol

Nah, kali ini jagoangadget.com akan membagikan cerita dari seorang Sobat Gadget tentang pengalamannya terlilit hutang di aplikasi Pinjaman Online. Yang mungkin bisa membantu Sobat semua yang sedang terlilit hutang aplikasi Pinjol.

Pengalaman Terlilit Hutang Pinjol
IMG SRC : thumbs.dreamstime.com

Pengalaman Terlilit Hutang Pinjol

Hallo Sobat sekalian, saya ingin berbagi pengalaman saya terlilit hutang di aplikasi Pinjaman Online. Mulai dari awal mula saya mengenal pinjol, "gali lubang, tutup lubang" untuk menyelesaikan hutang di Pinjol, hingga akhirnya saya merasa tidak sanggup lagi dan gagal bayar alias "kabur" dari hutang-hutang saya yang ada di aplikasi Pinjaman Online tersebut.

Maksud saya berbagi pengalaman disini adalah hanya ingin membantu Sobat sekalian yang sedang memiliki masalah dengan hutang di aplikasi Pinjol. Mungkin pengalaman saya ini bisa dijadikan pelajaran untuk jangan asal mengajukan pinjaman tanpa memikirkan cara untuk melunasinya.

Awal Mula Terlilit Hutang Pinjol

Singkat cerita, suatu saat di pertengahan tahun 2019 kondisi saya sedang kurang baik dan ada kebutuhan yang mendesak. Sebenarnya nominal yang saya butuhkan tidak banyak, tapi tidak banyak pilihan yang saya punya. Yang terbesit dipikiran saya saat itu hanya aplikasi Pinjol yang bisa menjadi solusi terbaik untuk kebutuhan saya.

Untuk pastinya saya lupa, kalau tidak salah saya mengunduh aplikasi Rupiah Cepat. Saya langsung membuat akun dan mengajukan pinjaman dengan nominal terendah 500 ribu rupiah dengan tenor 28 hari. Kalau tidak salah lagi, bunga yang harus dibayarkan untuk pinjaman dengan waktu tersebut adalah 150 ribu.

Saat itu saya juga belum tahu mana Aplikasi Pinjol Legal dan Ilegal. Saya hanya menghitung bunga dan biaya yang harus saya bayar untuk jasa pinjaman yang saya ambil. Jika dirasa masih masuk akal, langsung saya gunakan.

FYI, saya menggunakan data real. Karena saya tidak ada niatan untuk tidak membayar. Dan saya menggunakan kontak istri saya sebagai kontak darurat, meskipun saya tidak bilang kalau saya meminjam di aplikasi Pinjol. Karena saya pikir selama saya membayar tepat waktu, kontak darurat tidak akan dihubungi.

Seiring berjalannya waktu dan waktu jatuh tempo pinjaman pun semakin dekat, ternyata kondisi ekonomi saya belum juga membaik. Karena saya takut kontak darurat dihubungi karena tidak membayar tagihan tepat waku, saya memikirkan berbagai cara agar bisa melunasi hutang tersebut.

Dan ini menjadi kesalahan saya yang membuat saya akhirnya terlilit hutang di aplikasi Pinjol. Saya membayar hutang dengan hutang, mengajukan pinjaman di aplikasi lain untuk membayar tagihan saya di Rupiah Cepat.

"Gali lubang, tutup lubang" jelas bukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan hutang. Bukannya selesai, masalah akan semakin besar.

Pengalaman Terlilit Hutang di Aplikasi Pinjol

1 tahun berlalu, hutang saya di aplikasi Pinjol pun tidak kunjung lunas malah bertambah banyak dan semakin sulit untuk dilunasi. Tentu saja hal ini dikarenakan saya "membayar hutang dengan hutang". Dengan bunga yang terus bertambah, nominal hutang saja kurang lebih menjadi 10 juta yang tadinya hanya 500 ribu.

Di tahun 2020 saya mulai frustrasi, saya mulai berpikir bahwa saya tidak bisa terus-terusan begini. Saya juga merasa hutang di hampir 10 aplikasi Pinjol semakin tidak sanggup saya selesaikan.

Saya mulai mencari-cari informasi mengenai Pinjol dari berbagai media. Mulai dari googling, tanya-tanya rekan, hingga saya bergabung di sebuah Group Facebook, yang sangat saya rekomendasikan untuk bergabung untuk Sobat yang sedang terlilit hutang Pinjol.

Group Facebook : Solusi Bebas Riba

Dari informasi yang saya dapat, saya akhirnya tahu bahwa ada Pinjol Legal dan Ilegal. Kebetulan semua aplikasi yang saya gunakan itu legal.

Resiko tidak membayar tagihan di aplikasi Pinjol Legal adalah blacklist BI Checking dan ada kemungkinan didatangi DC lapangan untuk aplikasi Pinjol besar seperti Akulaku, Kredivo, Tunaiku, dan beberapa lainnya.

Saya sempat mengajukan pinjaman di aplikasi Pinjol Ilegal untuk menutupi hutang di aplikasi Pinjol Legal. Saya menggunakan kontak darurat palsu. Beberapa kontak di HP saya juga saya hapus. Karena menurut informasi yang saya dapat, Pinjol Ilegal melakukan sebar data dan teror ke kontak di HP kita.

Tapi karena hutang saya terlanjur banyak, jadi Pinjol Ilegal tidak bisa menutupinya. Banyak pengajuan saya yang ditolak karena memang data yang saya gunakan tidak asli sepenuhnya.

Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan saran-saran dari Group Facebook, untuk tidak memaksakan membayar hutang Pinjol, apalagi sampai membayar hutang dengan hutang. Minta keringanan seperti minta untuk mencicil, minta untuk membayar pokok saja (tanpa denda), atau apa saja yang meringankan kita untuk bisa melunasi hutang.

Saya pun menceritakan semua kepada istri saya tentang permasalahan Pinjol. Alhamdulillah istri bisa menerima meskipun awalnya marah dan kecewa. Dan benar saja, setelah jatuh tempo, banyak telepon dan SMS menagih ke kontak darurat termasuk istri saya.

Saya juga menyiapkan diri jika ada DC lapangan yang datang menagih. Karena saya berdomisili di sebuah kota yang cukup besar, jadi saya berfikir kemungkinan besar akan ada penagih lapangan yang mendatangi saya.

Kesimpulan Pengalaman Terlilit Pinjol

Hingga artikel ini dibuat tepatnya Juni 2021 atau hampir 2 tahun berlalu, hutang saya di aplikasi Pinjol masih ada beberapa. Sebagian kecil sudah saya lunasi dan ada juga yang saya cicil, karena proses negoisasi keringanan mudah. Ada juga yang tagihannya masih utuh sampai sekarang, karena menolak untuk nego dan saya harus membayar lunas seluruh total tagihan termasuk denda.

Jadi, untuk Sobat yang masih terlilit hutang Pinjol tidak perlu khawatir atau sampai frustrasi. Permasalahan hutang di Pinjol masih bisa kita atasi meskipun jumlah hutang banyak.

Mungkin ada perasaan takut tentang masalah hukum, sehingga membuat Sobat tertekan hingga melakukan berbagai cara untuk melunasi hutang tetapi malah menambah masalah. Saya sampaikan tidak perlu takut, tidak ada hukum yang bisa menjerat pidana hingga bisa membuat kita masuk penjara karena hutang. Kecuali kita menggunakan data palsu untuk pengajuan, bisa masuk kasus penipuan.

Intinya, jangan sampai membayar hutang dengan hutang karena hal ini bisa membawa masalah yang lebih besar. Tenangkan diri, fokus untuk menyelesaikan hutang perlahan.

Berikut mungkin pertanyaan yang Sobat ajukan: 

Apakah Saya Masih Ditagih sampai Sekarang?

1 hingga 3 bulan pertama sejak tanggal jatuh tempo tagihan, banyak penagihan ke saya baik melalui telepon, SMS, dan WA. Namun seiring berjalannya waktu, intensitas penagihan berkurang. Hingga saat ini hampir tidak ada penagihan hutang saya ke Pinjol.

Apakah Saya Didatangi DC Pinjol?

Kebetulan belum ada sama sekali DC Pinjol yang mendatangi saya ke rumah sampai saat ini. Padahal domisili saya termasuk mudah dijangkau dan berada ditengah kota.

Ada rekan yang rumahnya tidak jauh dari tempat saya. Dia memiliki tunggakan kurang lebih 1 juta yang sudah telat beberapa bulan, dan didatangi DC.

Saya masih memiliki tunggakan di aplikasi Akulaku. Sudah saya cicil yang sekarang tinggal 400 ribu dan belum saya cicil lagi sejak 6 bulan lalu. Tapi tidak ada DC Akulaku yang mendatangi saya.

Mungkin bisa menjadi saran. Agar tidak didatangi DC, tagihan bisa dicicil langsung melalui aplikasi.

Bagaimana dengan Pinjaman di Aplikasi Pinjol Iegal?

Tidak saya bayar sama sekali. Apalagi sempat saya baca di sebuah media berita Kominfo pernah membuat statment agar masyarakat ambil pinjaman di Pinjol Ilegal sebanyak-banyaknya dan tidak usah dibayar.

Untuk penagihannya memang terkesan meneror. Bahasanya kasar dan mengancam. Meskipun saya sudah menghapus kontak di HP saya, tapi entah kenapa Pinjol Ilegal masih bisa menghubungi beberapa rekan saya. Mungkin dari riwayat panggilan di HP saya.

Untung saja yang dihubungi adalah rekan-rekan dekat saya yang bisa mengerti setelah saya jelaskan.

Bagaimana BI Checking saya?

Sejak kenal Pinjol dan macet untuk pembayaran tagihannya, saya belum pernah mencoba mengajukan kredit dimanapun.

Tapi saya yakin bahwa saya akan sulit mengajukan kredit lagi. Karena aplikasi Pinjol Akulaku, Kredivo, dan lainnya sudah terdaftar dan memiliki izin OJK.

Apa Saya akan Membayar Semua Tagihan di Pinjol?

Tentu, saya akan mencoba menyelesaikan semua permasalahan saya di aplikasi Pinjol. Selama saya bisa mendapat keringanan seperti mencicil, bisa membayar tagihan pokok saja, atau lainnya.

Meskipun beberapa bulan ini saya sedikit kesulitan untuk mencicil hutang-hutang saya. Karena memang adanya pandemi yang membuat perekonomian semakin sulit.

Artikel tentang Pinjol lainnya bisa cek di label: Pinjol

Posting Komentar untuk "Pengalaman Terlilit Pinjol hingga Galbay di Aplikasi Pinjaman Online"