Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Resiko Tidak Bayar Pinjaman Online Ilegal yang Harus di Hadapi

 Kalau punya hutang tentunya sudah menjadi kewajiban kita untuk melunasi atau membayarnya. Namun kadang ada kendala yang membuat kita tidak bisa untuk melunasi hutang - hutang tersebut, seperti belum terkumpulnya uang untuk membayar hutang, kebutuhan mendesak, dan sebagainya.

Mungkin kalau punya hutang di teman masih bisa kita atasi jika memang masih belum mampu membayar. Tapi, jika pinjaman kita pada bank, koperasi, atau pinjaman online, tentunya ada resiko yang harus kita hadapi.

Apalagi pinjaman online ilegal, yang bunga, denda, dan tenor yang membuat orang sulit untuk membayar. Sudah kita bahas di "Ciri - Ciri Pinjaman Online Ilegal". Lalu Apa sih Resiko Tidak Bayar Pinjaman Online?

Resiko Tidak Bayar Pinjaman Online Ilegal

Resiko Tidak Bayar Pinjaman Online Ilegal

Memang ada beberapa resiko yang harus kita hadapai jika kita tidak atau belum sanggup melunasi pinjaman di Pinjol Ilegal, antara lain:

1. Denda Keterlambatan

Jika kita tidak mampu melunasi hutang tepat waktu, tentu ada denda keterlambatan yang harus kita bayar. Namun pada pinjaman online ilegal, denda sangat besar. Untuk 1 hari keterlambatan kita bisa dikenai denda puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Dan juga tidak ada batas maksimal total denda yang dikenakan.

Hal tersebut tidak sesuai dengan aturan dari OJK. Dimana denda keterlambatan yang sudah ditetapkan adalah 0.8% dan maksimal 100% dari nominal pinjaman pokok. Jika sudah mencapai 100%, denda tidak akan berjalan lagi. Tidak hanya tidak mengikuti aturan, denda keterlambatan pinjaman online ilegal juga sangat memberatkan nasabah tentunya.

2. Perpanjangan Tenor

Pinjaman Online ilegal menawarkan perpanjangan tenor pinjaman, jika nasabah tidak mampu melunasi tepat waktu. Akan tetapi, solusi ini tidak meringankan dan membantu nasabah, bahkan tambah menyulitkan.

Pada sebuah aplikasi pinjaman online ilegal misalnya, perpanjangan ditawarkan dengan biaya 300 ribu rupiah untuk menambah tenor 3 hari. Jelas hal ini sangat memberatkan dan merugikan nasabah.

3. Penagihan dengan Teror

Jika seorang nasabah tidak melunasi pinjaman tepat waktu ataupun melakukan perpanjangan tenor, pihak collector Pinjol ilegal biasanya langsung menghubungi nasabah tersebut. Bahkan tidak sedikit nasabah yang sudah ditagih 1 hari sebelum tanggal jatuh tempo.

Dan jika nasabah tetap tidak melunasi atau memperpanjang tenor setelah tanggal jatuh tempo, penagihan pihak DC pinjol ilegal menjadi lebih intens dan terkesan meneror. Bahkan tidak sedikit DC akan menghubungi kontak - kontak yang ada di HP kita.

Hal tersebut dilakukan agar nasabah malu dan tertekan sehingga terpaksa melunasi hutang. Memang DC Pinjol ilegal terkesan menghalalkan segala cara agar nasabah membayar. Tidak jarang caci maki dan kata - kata kasar pun dikeluarkan.

Yang Tidak Terjadi Ketika Tidak Bayar Pinjaman Online Ilegal

Mungkin ada beberapa hal yang sering ditakutkan nasabah pinjaman online ilegal karena tidak bayar tagihan. Sehingga nasabah pun melakukan berbagai cara untuk membayar, yang sering nasabah akan meminjam di aplikasi pinjol lainnya dan akhirnya terjebak jeratan pinjaman online.

Padahal hal - hal yang ditakutkan tersebut sebenarnya tidak akan terjadi.

1. Blacklist SLIK (BI Checking)

OJK memiliki kebijakan memasukan nasabah kredit macet atau tidak melunasi hutang ke dalam daftar hitam. Dimana nasabah yang masuk didalamnya akan sulit atau bahkan tidak bisa mendapatkan kredit (pinjaman) dari jasa keuangan resmi / legal OJK.

Semua riwayat keuangan nasabah bisa diakses pada sebuah sistem yang ada. Pinjlo merupakan industri keuangan non bank, dimana data akan tercatat dalam SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan). Jika kita gagal bayar di sebuah aplikasi pinjol resmi, maka akan tercatat pada SLIK dan kita akan sulit mendapatkan kredit pada industri keuangan lainnya.

Mungkin istilah yang lebih umum atau sering ditemui adalah Blacklist BI Checking, namun BI Checking adalah catatan keuangan hanya untuk industri bank. Pinjol termasuk industri non bank sehingga masuk pada SLIK.

Perlu diingat, catatan keuangan yang sudah dijelaskan diatas hanya berlaku pada jasa atau industri keuangan resmi, sehingga tidak berlaku jika tidak bayar pinjaman online ilegal.

2. Kunjungan DC Pinjol Ilegal

Mungkin yang sering ditakutkan nasabah gagal bayar pinjaman online ilegal adalah datangnya DC ke rumah untuk melakukan penagihan. Perlu Sobat ketahui, tidak ada dan tidak pernah ada DC Pinjol ilegal yang mendatangi nasabah ke rumah.

Mungkin sudah kita bahas secara lengkap di "DC Pinjol Apa Saja sih yang Datang ke Rumah?". Untuk pinjaman online resmi, memang ada pihak DC lapangan yang melakukan kunjungan ke rumah nasabah untuk melakukan penagihan. Tapi tidak untuk pinjol ilegal, jadi tidak perlu dikhawatirkan.

Solusi Tidak Bayar Pinjaman Online Ilegal

Untuk Sobat yang terjerat pada pinjaman online ilegal, solusi yang terbaik adalah dengan tidak usah bayar pijaman online ilegal.

Sudah kita bahas lengkap di artikel "Cara Kabur dari Pinjaman Online Ilegal"

Pada artikel tersebut sudah kita bahas secara lengkap mengenai jeratan pinjaman online beserta solusinya. Jadi agar lebih jelas, bisa langsung klik link di atas.

Posting Komentar untuk "Resiko Tidak Bayar Pinjaman Online Ilegal yang Harus di Hadapi"