Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa VTube Merugikan Masyarakat? Ini Penjelasannya

 Dari sekian banyak Aplikasi Penghasil Uang yang terindikasi Skema Ponzi dan Money Game, VTube adalah salah satu yang paling viral dan mungkin paling banyak membernya.

Seperti bisnis money game pada umumnya yang menggunakan "produk" hanya sebagai kamuflase, VTube menawarkan bisnis yang "menjanjikan" yakni dengan hanya menonton iklan dari HP, member bisa "menghasilkan uang" hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, hal ini bisa dilakukan tanpa mengeluarkan modal sepeserpun.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, VTube Entitas Ilegal yang Dihentikan OJK dan situs resminya sudah diblokir Kominfo. Bahkan, sekarang Aplikasi VTube Hilang di Playstore. Aplikasi ini dinilai investasi bodong dan bisa merugikan masyarakat. Kenapa VTube Merugikan Masyarakat? Padahal, katanya bisa menghasilkan uang tanpa modal?

Sistem dan Cara Kerja Bisnis VTube

Pertama, kita analisa dulu bagaimana cara kerja dari bisnis VTube. Member VTube diberikan tugas menonton iklan setiap harinya. Setelah tugas berhasil dikerjakan, member akan mendapatkan poin yang disebut dengan VP (View Point). VP inilah yang nantinya dijual agar bisa menjadi uang.

VP yang bisa dikumpulkan setiap harinya adalah 0,3 VP. VTube mengklaim bahwa nilai 1 VP adalah 1 USD atau sekitar 14.000 rupiah. Jadi, setiap member mendapatkan 4.200 rupiah setiap harinya.

Jika 4.200 rupiah dirasa kurang, VTube menawarkan paket level yang bisa dibeli dengan menggunakan VP. Paket yang tertinggi bisa dibeli dengan 10.000 VP atau sekitar 140.000 juta rupiah, dan member yang memiliki level ini bisa memperoleh 337,5 VP atau sekitar 4 juta rupiah setiap harinya. Paket ini memiliki masa aktif selama 40 hari saja. Setelah paket habis, member harus beli lagi jika ingin tetap mendapatkan banyak VP.

VP yang diperoleh harus ditarik ke situs jual beli VP yang mereka sebut Exchange Counter, dan dijual terlebih dahulu agar bisa menjadi uang. Ada biaya atau potongan untuk penarikan VP. Potongan bisa dibilang cukup besar, yakni 50%. Tapi, jika member bisa merekrut member, maka level akan meningkat dan menurunkan presentasi potongan saat menarik VP.

Setelah VP berhasil ditarik ke Exchange Counter, member bisa membuat penawaran jual VP. Setelah VP ada yang beli, barulah member bisa mendapatkan uang dari hasil nonton iklan.

"Nonton Iklan Dibayar Dollar", mungkin jika orang awam mendengar slogan yang selalu digembar - gemborkan para member VTube ini, menganggap VTube adalah bisnis yang menjanjikan dan menganggap VTube tidak merugikan.

Tapi, tahukah bahwa VTube berpotensi besar merugikan masyarakat?

Kenapa VTube Merugikan Masyarakat

Kenapa VTube Merugikan Masyarakat

Dari penjelasan sistem dan cara kerja bisnis VTube diatas, yang perlu digarisbawahi adalah member sama sekali tidak dibayar oleh VTube. Melainkan hanya VP atau poin yang sebenarnya tidak ada nilainya sama sekali.

Apakah hal tersebut bisa merugikan masyarakat? Belum. Jika member tidak menjalankan VTube tanpa modal, tidak membeli paket untuk meningkatkan perolehan VP atau yang mereka sebut "Fast Track", maka tidak ada kerugian. Mungkin hanya buang - buang kuota internet untuk mendapatkan VP.

Namun, sistem "Fast Track" lah yang sangat berpotensi besar merugikan member. Member mengeluarkan uang hingga ratusan juta rupiah untuk mendapatkan lebih banyak VP yang tidak ada nilainya. Jika ingin mendapatkan uang, mau tidak mau member ini harus mencari member baru yang melakukan Fast Track dan membeli VPnya. Jika hal ini terus berlanjut, tentunya akan banyak masyarakat yang dirugikan. 

Bayangkan jika semua orang memiliki paket tertinggi dan bisa mengumpulkan 300 VP setiap harinya, untuk memperpanjang paket mereka tidak perlu lagi membeli VP, dan tidak ada lagi yang beli VP. Yang untung adalah orang - orang yang lebih dulu bergabung dan berhasil menjual VPnya. Tentunya akan lebih banyak yang dirugikan daripada yang diuntungkan.

Banyak member yang menganggap VP dibutuhkan pengiklan untuk memasang pengiklan di VTube. Apakah kebutuhan VP lebih besar dari VP yang diperoleh "17 juta" member VTube?

MAU DAPAT UANG BENERAN DENGAN HANYA NONTON VIDEO?

Dengan hanya mengundang orang untuk menggunakan Aplikasi Snack Video, Sobat bisa mendapatkan uang hingga 50 ribu per orang. Tanpa syarat, tanpa ribet, dan tentunya TANPA MODAL SEPESERPUN.

Uang langsung bisa ditransfer ke rekening e-wallet kita seperti DANA, GOPAY, ataupun OVO. Langsung berupa uang ya, bukan poin yang harus dijual terlebih dahulu. Bisa langsung digunakan belanja ataupun ditarik menjadi uang tunai.

Banyangkan jika Sobat bisa mengajak 10 orang saja, Sobat sudah bisa mengantongi uang sebesar 500 ribu rupiah. Toh aplikasinya juga seru kok, seperti TikTok, banyak video menarik di dalamnya.

Ingat, ini murni event promosi yang dilakukan Snack Video, tidak ada unsur money game, ponzi, dan sejenisnya. Buruan deh dicoba, keburu event nya berakhir.

Mau coba? klik Aplikasi Snack Video, daftar dan gunakan kode undangannya.

Jangan lupa, setelah daftar langsung undang orang - orang untuk menggunakan aplikasi Snack Video.

Dijamin benar - benar bisa menghasilkan uang, tanpa resiko, tanpa modal, anti rugi.

Posting Komentar untuk "Kenapa VTube Merugikan Masyarakat? Ini Penjelasannya"