HTC Mundur Dari Kelas Budget, Targetkan Pasar High-End

Seperti yang kita ketahui bersama, persaingan smartphone beberapa tahun terakhir memang benar benar ketat. Banyak vendor yang terus mengeluarkan produk produk terbaru dalam jajaran perangkat andalannya. Persaingan smartphone tersebut juga dapat dibagi lagi menjadi beberapa klasifikasi kelas, tentu saja jelas bahwa masing masing kelas juga memiliki persaingan yang sangat ketat. Pembagian kelas dari smartphone ini sebenarnya juga merupakan salah satu bentuk pengertian dari pihak pihak vendor bahwa setiap orang memiliki kebutuhan vendor yang berbeda beda, begitu juga ada faktor ekonomi yang melatarbelakangi alasan mereka dalam memilih produk smartphone.

HTC Mundur Dari Kelas Budget, Targetkan Pasar High-End

Sebagai, salah satu vendor smartphone yang cukup terkenal, HTC juga memiliki berbagai macam produk untuk bersaing di masing masing kelas smartphone. Namun beberapa waktu lalu HTC mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mengeluarkan produk smartphone untuk bersaing di kalangan entry level.  Mereka akan focus pada produk produk midd-range dan pembuatan flagship dengan harapan kedua produk tersebut akan membawa pendapatan lebih banyak pada tahun ini.

Sebenarnya Anda pasti sudah dapat menduga duga penyebab mengapa HTC memutuskan untuk membuat keputusan tersebut. Ya, salah satu penyebabnya adalah karena HTC kembali mengalami kerugian pada quarter terakhir. Menurut Chia- CIn Liang, pemimpin HTC pada bidang smartphone, persaingan smartphone pada kelas entry level memang merupakan persaingan yang amat sangat ketat. Dan persaingan tersebut belum mampu untuk mendatangkan manfaat bagi pihak HTC sendiri. Karena itulah mereka menganggap bahwa persaingan pada kelas entry level ini merupakan suatu pasar yang memiliki resiko tinggi, sehingga pada akhirnya HTC menarik diri dan memutuskan untuk focus pada kelas menengah ke atas saja.

HTC Mundur Dari Kelas Budget, Targetkan Pasar High-End

HTC juga mengungkapkan bahwa tahun ini mereka akan merevisi taktik penjualannya. Mereka akan lebih focus untuk membuat produk smartphone kelas menengah ke atas dengan jumlah yang lebih sedikit namun dipastikan dapat menggaet banyak peminat. Menurut pihak HTC, taktik tersebut mungkin akan dapat membawa profit yang lebih besar bagi perusahaan dibandingkan dengan membanjiiri pasar smartphone kelas bawah dengan produk produk yang memakan biaya, namun masih belum tentu dapat memenangkan pasar ditengah ketatnya persaingan yang ada.

HTC Mundur Dari Kelas Budget, Targetkan Pasar High-End

Chang juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihak HTC tidak akan merilis produk smartphone dalam jumlah besar, yaitu hanya sekitar 6 hingga 7 produk saja. Namun untuk spesifikasi lebih lanjutnya Chang juga belum mau mengungkapkan kepada khalayak ramai terlebih dahulu. Namun satu hal yang perlu ditandai bahwa smartphone tersebut akan tergolong pada kelas menengah ke atas.

Memang persaingan smartphone yang sangat ketat mengharuskan setiap vendor untuk memutar otak dan semakin pandai dalam melakukan managemen serta pemasaran produknya. Pada akhirnya, apakah HTC akan mampu bangkit dari kerugian ini? Kita lihat saja.

Sumber gambar: gsmarena, ndtv.com