Tips Menjaga Daya Tahan Baterai Smartphone

Baterai merupakan salah satu perangkat dalam alat elektronik yang paling rentan dalam setiap perangkat elektronik. Wajar saja karena baterai dapat dibilang salah satu alat yang bekerja paling keras dan hanya beristirahat ketika alat tersebut sudah dimatikan. Faktanya, dalam hampir setiap kerusakan elektronik dimulai dari kerusakan baterai. Kebanyakan orang, mungkin termasuk Anda biasanya khawatir akan durasi baterai Anda ketika sedang bepergian, namun pernahkah Anda memberi perhatian terhadap umur dari baterei tersebut?  Normalnya baterei akan bertahan antara tiga hingga lima tahun, namun tentu saja daya tahan baterai tersebut akan menurun jika Anda tidak melakukan perawatan yang tepat. Salah satu cara untuk mempertahankan umur baterai agar kinerjanya tetap prima adalah dengan melakukan pengisian baterai dengan cermat.

Tips Menjaga Daya Tahan Baterai Smartphone

Baterai memang merupakan alat elektronik yang tidak dapat hidup selamanya, pasti ada saat dimana Anda harus mengganti baterai tersebut dengan produk yang terbaru dikarenakan baterai yang lama telah rusak atau soak. Kebanyakan baterai smartphone akan berada pada masa primanya dalam 300-500 pengisian. Pihak apple secara gamblang mengatakan bahwa baterai yang terpasang pada produk laptop mereka akan kehilangan hingga 20% dari kemampuan kerjanya setelah lebih dari 1,000 kali pengisian.  Tidak dapat dipungkiri bahwa lambat laun baterai pasti akan kehilangan kemampuan untuk menyimpan daya listriknya yang secara langsung akan memberi dampak kepada lama hidup dari perangkat Anda, entah laptop ataupun smartphone. 

Tips Menjaga Daya Tahan Baterai Smartphone

Banyak informasi yang beredar mengenai bagaimana cara mempertahankan usia baterai agar sebisa mungkin dan selama mungkin berada dalam kondisi prima. Pertanyaan yang paling sering timbul adalah bagaimana sebenarnya prosedur melakukan pengisian pada baterai demi mempertahankan umur dari baterai?  Berikut adalah tips sederhana yang dapat Anda praktikan dalam melakukan pengisian baterai, entah itu baterai smartphone ataupun laptop.

Perlu Anda ketahui, dalam proses pengisian baterai ada yang dinamakan dengan Battery Memory Effect, yaitu kemampuan battery untuk mengingat kapasitas dimana battery tersebut diisi. Contoh ketika battery terbiasa diisi saat 20% dan berhenti pada 80%, besar kemungkinan battery tersebut akan melupakan 40% sisa kapasitasnya (0-20% dan 80-100%) jadi ketika baterai berada dalam kapasitas tersebut (0-20 dan 80-100), daya baterai akan jatuh lebih cepat dibanding ketika berada di dalam kapasitas pengisian (20-80) mungkin terdengar aneh, namun hal tersebut umum terjadi pada baterai berjenis NiMH dan NiCD.

Tips Menjaga Daya Tahan Baterai Smartphone

Namun Anda tidak perlu khawatir karena baterai smartphone saat ini umumnya menggunakan Li-ion yang tidak terpengaruh dengan Battery Memory Effect tersebut. Namun perlu Anda ketahui bahwa dalam pengisian tidak disarankan untuk mengisinya hingga 100% karena dapat memperpendek usia baterai. Untuk amannya, lakukan pengisian saat baterai berada dalam kondisi +- 40% dan berhenti saat +- 80%, sebisa mungkin jangan biarkan baterai Anda turun hingga dibawah 20%.  

Sumber gambar: howtogeek